Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

Bincang-bincang Arda Chandra dan Syema Priskila : Soal Kepastian Masuk Surga Kristen



video

Tulisan ini hanyalah 'perbincangan ringan di sore hari', tidak berisi argumentasi yang penuh dengan referensi. Tujuan disampaikan agar bisa diambil manfaatnya oleh rekan-rekan Muslim bagaimana cara menjawab suatu 'sodoran' yang sering kita dapatkan dari umat Kristen, yaitu tentang ajaran mereka yang menyatakan 'pasti masuk surga'. Bahkan dalam beberapa diskusi saya menemukan pernyataan yang lebih 'bombastis' - 'sudah masuk surga', sekalipun kita sama-sama bisa melihat dengan mata kepala sendiri bahwa yang berbicara masih menjalani hidup di dunia, bersusah-payah mencari nafkah, terserang penyakit, ketakutan akan mara bahaya, persis sama dengan mereka yang bukan menganut agama Kristen.

Tentu saja ketika kita membuka peluang untuk berbincang soal masuk surga, sebagai Muslim kita bisa memberikan masukan bagaimana yang terdapat dalam ajaran Islam. Namun melalui Al-Qur'an, Allah memberikan panduan jawaban yang 'menusuk ke relung hati' umat Kristen, ketika disampaikan kalimat : "Inginilah kematianmu...!!". Pernyataan ini sebenarnya tidak perlu dijawab karena alamatnya ditujukan kepada hati nurani. maka biarkanlah lawan anda tersebut merenungkannya, berbicara langsung kepada hatinya sendiri.

Saya melengkapi tulisan dengan video lagu dengan thema terkait yang saya dapatkan dari rekan saya JP Jones, namun terus-terang saya tidak begitu paham artinya secara keseluruhan karena kelihatannya berbahasa American English. Bagi anda yang mengerti bisa menyampaikan terjemahannya dalam bahasa Indonesia, dan untuk itu saya mengucapkan terima kasih sebelumnya.

Ini bincang-bincangnya :

Syema Priskila : Salam.. Teman muslim saya bilang, dia lebih baik masuk neraka asalkan tetap islam, daripada percaya Yesus adalah Juruselamat... Padahal TUHAN sendiri berkata kalau kita percaya kepada Yesus kita pasti diselamatkan dan masuk surga..... Kenapa dia tidak mau?? Saya ingat ayat Alkitab yaitu Yoh 8 : 44-45 dan Yoh 3 : 20. 

Arda Chandra : Katakanlah: "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka INGINILAH KEMATIAN (MU), jika kamu memang benar. Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri), dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya. (Al-Baqarah 94-95) 

Syema Priskila : Dipikiran muslim taunya cuma nyembah2 doang... Kalau ada perintah nyuruh nyembah maka Tuhanlah ia. Padahal iblis pun sangat terlalu suka memerintahkan manusia agar menyembah dirinya. 

Syema Priskila : Orang yang percaya dan menerima Yesus pasti selamat, siapapun dia dan agama apapun dia.... Berbeda dengan Islam yang mengklaim bahwa hanya beragama islam yang akan masuk surga.. Dalam keimanan Kristinani... Agama itu tidak menyelamatkan. 

Arda Chandra : Kristen berlagak surga sudah dijamin, tapi tidak mau segera mati untuk mendapatkannya dan masih memilih untuk meneruskan hidup di dunia dengan penuh cobaan dan kesengsaraannya. Buktikan saja dulu bahwa anda memang yakin pasti masuk surga dengan membiarkan diri dimakan penyakit tidak usah ke dokter, mau masuk surga dengan segera koq menghindar..? 

Syema Priskila : Dalam islam saya tau bahwa jaminan surga pasti jikalau seseorang mau rela terbunuh dan membunuh demi Allah swt... Makanya banyak pelaku bom bunuh diri. Sedangkan pengikut Kristus, tidak diperkenankan mati konyol demi surga.... 

Arda Chandra : Hayo buruan masuk surga, segera menjemput kematian, tidak usah banyak alasan mikirin Islam segala. Kalau nanti sudah masuk jangan lupa kirim khabar.. 

Arda Chandra : Allah mengerti betul bagaimana rapuhnya keimanan Kristen soal jaminan masuk surga ini makanya Dia yang Maha tahu isi hati orang menyampaikan tantangan-Nya : 

Katakanlah: "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka INGINILAH KEMATIAN (MU), jika kamu memang benar. Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri), dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya. (Al-Baqarah 94-95) 

Ini bukan dari saya atau dari nabi Muhammad tapi dari Allah, satu-satunya Tuhan tempat kita kembali kelak.. 

Syema Priskila : Saya kira ayat ini adalah bumerang bagi kamu bro, karena siapakah yang menganggap bahwa hany agamanya yang akan masuk surga selain islam?? Sedangkan Alkitab mencatat "supaya setiap orang yang percaya tidak binasa" artinya mau islam, hindu, budha, Kristen akan selamat jika percaya kepada Yesus Kristus. 

Arda Chandra : Iya, anda khan sudah percaya, buruan sana mengharapkan kematian segera, koq masih betah di dunia yang penuh penderitaan dan cobaan ini..? harus banting tulang cari nafkah, diancam bahaya, bencana alam, dll. Di surga khan aman sentosa..? Koq tidak anda buktikan pernyataan anda tersebut, nanti kalau sudah mati dan sudah sampai disana jangan lupa kirim khabar supaya saya bisa ikut.. 

Syema Priskila : Mengharapkan kematian?? inilah salah satu siasat iblis bahwa orang yang bersegera bom bunuh diri dijamin surga. Percayakah muslim? 

Arda Chandra : Tidak usah mikirin umat Islam, status anda khan mengajak orang untuk percaya kepada Yesus supaya pasti masuk surga. Anda buktikan dahulu, baru yang lain ikut. Ayo buruan mati dan kalau sudah sampai di surga cepat kirim khabar supaya yang lain ikut. Mati demi membuktikan keimanan bukan mati konyol toh,.. Makanya dari dulu saya bilang jangan ada yang percaya kalau Kristen menjual kepastian masuk surga, lha mereka sendiri menghindar supaya cepat masuk surga koq.., 

Arda Chandra : Ini datang dari Allah, Tuhan tempat anda kembali kelak , suka atau tidak suka : 

Katakanlah: "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka INGINILAH KEMATIAN (MU), jika kamu memang benar. Dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri), dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang aniaya. (Al-Baqarah 94-95) 

Sesungguhnya Allah mengetahui yang tersembunyi di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (Faathir: 38) 

Arda Chandra : Makanya saya dari dulu tidak percaya kalau ada Kristen yang menawarkan kepastian masuk surga, lha mereka sendiri pada menghindar koq. Kalau saya sendiri yakin pasti masuk surga, sekarang juga saya bakalan bunuh diri, bukan karena putus asa tapi DEMI MEMBUKTIKAN KEYAKINAN SAYA, itulah keimanan yang setinggi-tingginya.. Makanya buang jauh-jauh jualan kepastian masuk surga, karena anda sendiri tidak meyakininya. 

Arda Chandra : Waduh..jangan-jangan si Syema Priskila benar-benar lagi mau bunuh diri nih... 

Syema Priskila : Tetap islam tapi masuk neraka untuk apa?? 

Arda Chandra : Waaah..masih mengurusin Islam, kalau ajaran Islam memang tidak memberikan iming-iming pasti masuk surga, tapi sebaliknya juga bukan dikatakan pasti masuk neraka. Jadi kami cuma berusaha sekuat tenaga selama hidup untuk selalu mengikuti perintah dan larangan dari Allah.

Sekarang ini anda yang menawarkan kepastian surga dalam status anda diatas, jadi silahkan buktikan supaya kami bisa yakin juga seperti anda. kalau anda tidak segera membuktikannya dan malah melakukan hal yang sebaliknya, berusaha untuk segera masuk surga. lalu bagaimana kami bisa percaya dengan jualan anda ? 

Arda Chandra : Sudah mau maghrib, saya cabut dulu dan kalau tidak ada argumentasi yang baru, saya sudahi saja diskusinya, silahkan kalau mau dilanjutkan dengan yang lain 

Syema Priskila : Berusaha sekuat tenaga! Yah memang itulah yang muslim yakini, bahwa kesurga itu adalah "usaha" maka dari itu muslim tidak akan ada satupun yang dapat yakin karena memang "usaha". 

(Catatan : Saya menyudahi diskusinya dan memutuskan untuk tidak melanjutkan, karena lawan diskusi malah sibuk mempermasalahkan soal ajaran Islam, bukannya malah berusaha untuk membuktikan ajaran kepastian masuk surganya)