Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5[ImagesOnly]

Style6

 Oleh :Febri Ardian Pangestu

Catatan dan tanggapan terhadap Tulisan Pdt. Teguh Hindarto (Shem Tov) 


 سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ 
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha, yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." – (QS.17:1)

Banyak misionaris atau kristen anti islam yang menjadikan ayat diatas menjadi ayat yang problematis dan menjadi bahan untuk menghembuskan keragu-raguan terhadap keshahihan quran. Salah satunya adalah Pdt. Teguh Hindarto. Pdt. Teguh hindarto dalam tulisannya (link di atas) menyatakan:
Kita akan pertajam keraguan Atho Mudzhar dengan membandingkan kesaksian sejarah bahwa Masjidil Aqsha baru ada atau baru didirikan pada Abad VIII Ms sementara Muhamad saat melakukan Israk dan Mikraj terjadi pada Abad VI Ms. Trias Kuncahyono memberikan laporan mengenai pembangunan Masjid Kubah Batu Karang dan Al Aqsha sbb: “Catatan paling cemerlang Dinasti Ummayad di Jerusalem adalah di zaman khalifah keempat, Abd al-Malik (berkuasa 685-705). Di masa kekhalifahannya atas perintahnya, didirikannlah Dome of the Rock di Tempe Mount. Putra Khalifah Abd al Malik, al Walid (berkuasa 705-715) adalah yang memprakarsai pembangunan Masjid Al Aqsha yang terletak di ujung selatan temple Mount” (Jerusalem: Kesucian, Konflik dan Pengadilan Terakhir,Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2008, hal 154).
Muhamad wafat tahun 632 Ms. Berarti peristiwa Israk dan Mikraj yang kontroversial tersebut terjadi sebelum tahun 632 Ms. Sementara Masjidil Aqsha yang di Yerusalem baru berdiri sekitar tahun 705 ke atas. Lalu Masjidil Aqsha mana yang telah disinggahi Muhamad dan disitir dalam Qs 17:1? 

Benarkah masjidil aqsha baru didirikan setelah wafatnya Muhammad SAW?
Benarkah masjidil aqsha bukanlah baitul maqdis (bet ha miqdash) di yerusalem?
Benarkah terjadi kekeliruan sejarah?
Mari kita luruskan.

1. Khalifah-khalifah setelah rasulullah tidak membangun masjid al aqsa dari awal. 

Mari simak keterangan Jewish Encyclopedia,

After the conquest of Jerusalem by the Arabs the city soon took on a Mohammedan aspect. In 688 the calif 'Abd al-Malik built the Dome of the Rock; in 728 the cupola over the Aqsa mosque was erected, the same being restored in 758-775 by Al-Mahdi... 

Perlu dicatat Dome of Rock dan Masjid Al aqsa adalah dua hal yang berbeda. Dinyatakan bahwa pada tahun 688 khalifah abdul malik membangun dome of rock (qubatussakhra) dan pada tahun 728 membangun kubah di atas masjid al aqsa. Sama sekali tidak dikatakan membangun masjid al aqsa (pertama kali) melainkan meninggikan dan mendirikan kubah di atas masjid yang artinya masjid al aqsa sudah eksis!

In the reign of Caliph 'Abd-al-malik (684-705, the fifth Ommaid caliph, at Damascus) the people of Iraq revolted and got possession of the Hijaz. In order to give his followers a substitute for the haraman (Mecca and Medina), which they were prevented from visiting, he resolved to make Jerusalem a centre of pilgrimage. He, therefore, set about to adorn the place of the Temple with a splendid mosque.. 

dari Ensiklopedia Katolik diatas jelas sekali disebut “the place of the Temple” artinya disitu sudah eksis situs peribadatan yang kemudian didirikan sebuah bangunan yang megah olehnya. Dalam konteks al aqsa, khalifah hanya merenovasi atau membangun kembali menjadi bangunan yang seperti kita lihat hari ini. Sebagaimana tempat itu sudah pernah dihancurkan dan dibangun kembali. Khalifah tidak membangun dari awal karena strukturnya sudah ada. Dan sudah dijadikan masjid (tempat shalat/bersujud) oleh muslim sebelum Khalifah abdul malik merenovasinya (dibahas pada poin 2).

2. Tinjauan linguistik kata masjid 

Kata “masjid” (dengan dikasrah) menunjukkan isim makan (tempat) untuk “sujud” (Az Zarkasyi, I`lam As-Sajid Bi-Ahkamil Masajid). Secara bahasa, masjid menunjukkan arti tempat untuk bersujud kepada Tuhan bagi orang orang beriman (tanpa dibatasi jenis agama). Dalam surah Al Isra' ayat 7, diceritakan tentang penghancuran “masjid” di yerusalem oleh musuh bani israil. “Masjid” yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Temple of Yerusalem, Haikal Sulaiman. Kemudian, secara istilah syar’iyyah, masjid merujuk secara khusus pada tempat ibadah umat islam baik dengan atau tanpa bangunan masjid di atasnya.

Perjalanan isra’ oleh rasulullah SAW menurut surah Al Isra' adalah dari masjidil haram ke masjidil aqsa. Semua akan sepakat bahwa masjid al haram berlokasi di makkah. Sementara lokasi masjid al aqsa inilah yang dipermasalakan. Jika masjid al aqsa dikatakan baru dibangun pada zaman khalifah abdul malik setelah rasulullah wafat dengan merujuk pada eksistensi bangunan seperti yang kita saksikan masjid al aqsa modern hari ini, maka masjid al haram saat itu juga tidak eksis. Karena yang ada hanyalah ka’bah dan pelataran dengan batas batu atau lainnya. “Pintu” masjid juga tentu bukan gerbang besar seperti bangunan masjid hari ini. Masjid model terbuka tanpa atap sudah lama eksis.

Bukti arkeologi menunjukkan masjid tidak selalu merujuk pada sebuah “bangunan” yang tertutup dengan atap atau kubah bahkan cukup dibatasi dengan lapisan/dinding batu.



Di atas adalah gambaran peninggalan masjid Besor dan masjid di nahal Oded. Demikianlah gambaran “masjid” zaman lampau. Tidak ada kubah. Hanya “bangunan” berupa tumpukan batu sebagai pembatas. “bangunan” mihrab sederhana. “pintu” juga hanya sebagai tempat masuk dan jangan dibayangkan ada daun pintu atau gerbang seperti bangunan masjid saat ini.

Pada tahun 670, Uskup Arculfus, yang berkunjung ke yerusalem menceritakan:

On the famous place where once stood the temple, the Saracens worship at a square house of prayer, which they have built with little art, of boards and large beams on the remains of some ruins... 
(Alistair. Duncan, The Noble Sanctuary: Portrait Of A Holy Place In Arab Jerusalem).

Yup. Belum terjadi penaklukan yerusalem dan pembangunan (kembali) bangunan masjid al aqsa tapi sudah ada muslim yang shalat di sana. Tidak ada bangunan masjid seperti masjid al aqsa hari ini. Tapi yang disana adalah reruntuhan haikal sulaiman. Kenapa ada orang arab yang jauh jauh shalat disana? Karena sebagaimana iman muslim, shalat disana memiliki keutamaan seribu tahun dan termasuk salah satu dari 3 masjid yang hanya diperintahkan untuk berziarah ke atasnya. Ya disanalah masjid al aqsa berada.

3. Masjid al aqsa adalah memang Baitul Maqdis atau Bet Ha Miqdash di yerusalem.

Ayat quran dan hadits baik langsung dan tidak langsung memang menunjuk pada baitul maqdis. Perhatikan ayat yang saya kutip di awal,

Minal masjidil haram ilal masjidil aqsalladzii baarakna haulahu 
(dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya)

Ayat tersebut menunjukkan bahwa masjid al aqsa berada pada tanah yang diberkati. Holy Land. Saya tidak memerlukan banyak argumentasi untuk menunjukkan pada pak Pendeta bahwa tanah yang diberkati merefer pada tanah kanaan, tanah palestina. Dalam banyak ayat dalam quran juga menunjukkan demikian dan saya rasa saya tidak perlu membantu pak pendeta untuk mencari di alkitab bahwa tanah kanaan adalah tanah yang diberkati. Karena banyak disebut.

Dan jelas lokasinya di bumi bukan seperti argumen nyeleneh bahwa masjid al aqsa itu berada di langit (http://forum-iqro.blogspot.com/2009/01/baitul-maqdis-bukan-masjid-al-aqso.html) -lebih lanjut akan dikupas di bagian akhir catatan ini- yang diamini oleh pak pendeta sehingga melahirkan pemahaman bahwa masjid al aqsa dalam quran dan baitul maqdis (bet ha miqdash) itu berbeda.

Hadits-hadits yang banyak menyatakan bahwa perjalanan isra’ itu ke baitul maqdis,

Ketika kaum Quraisy mendustakan perjalananku ke baitul Maqdis, aku berdiri di Hijr (Ismail) lalu Allah menampakkan Baitul Maqdis kepadaku. Sehingga aku beri tahu kepada mereka tanda-tandanya dan aku melihatnya
(H.R. Bukhari no.4341 Aplikasi Lidwa)

Sangat eksplisit bahwa perjalanan isra’ itu adalah ke baitul maqdis. Pilihan kata yang digunakan jelas "baitul maqdis" untuk merefer masjidil aqsa dimana beliau diisra'kan. Baitul maqdis yang mana? baitul maqdis dimana muslim saat itu selama 16-17 bulan berkiblat shalat ke arahnya (H.R. Bukhari No. 384 aplikasi Lidwa). Kiblat shalatnya bani israil, yang tak lain dan tak bukan adalah baitul maqdis di yerusalem. Yang kemudian muslim disyariatkan memalingkan arah kiblat shalat ke masjidil haram (hingga hari ini). Tidak ada penafsiran lain tentang “baitul maqdis” yang disebut dalam hadits isra’ tersebut.

Saat itu memang ada yang mendustakan kisah isra’nya Muhammad SAW tapi tidak diriwayatkan ada yang punya interpretasi lain bahwa masjidil aqsa yang dimaksud bukan baitul maqdis di yerusalem. Bahkan sebagian mereka yang merasa pernah berkunjung ke sana (yerusalem) “mengetes” apakah muhammad SAW berdusta atau apakah benar masjid al aqsa yang dimaksud adalah tempat yang sama dengan baitul maqdis di yerusalem. Muhammad SAW menunjukkan ciri-cirinya (tiang dan sesuatu yang bisa dilihat) sehingga membuat sebagian mereka mengimani kisah ini.

Dari Ibnu Abbas, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: Ketika malam aku diisra'kan dan subuhnya aku telah sampai di Makkah, aku mengkhawatirkan urusanku, dan aku tahu bahwasanya manusia akan mendustakanku. Kemudian aku duduk bersedih hati. Ia Ibnu Abbas) berkata: Kemudian melintaslah musuh Allah, Abu Jahl. Dia datang sehingga duduk di dekat beliau, kemudian berkata kepada beliau: Kamu tampak bersedih, apakah ada sesuatu? Rasulullah SAW pun menjawab: Ya. Dia berkata: Apa itu? Beliau menjawab: Sesungguhnya aku diisra'kan malam tadi. Dia berkata: Ke mana? Beliau menjawab: Ke Bait al-Maqdis. Dia bertanya: Kemudian engkau subuh sudah ada di hadapan kami (di Makkah ini)? Beliau jawab: Ya. Ia berkata: Namun dia tidak menampakkan sikap bahwa dia mendustakannya karena takut beliau tidak mau menceritakan hal itu lagi jika kaumnya dipanggilkannya. Dia berkata: Tahukah engkau, jika engkau hendak mendakwahi kaummu, kau harus kisahi mereka apa yang barusan kau ceritakan padaku. Rasulullah SAW pun menjawab: Ya.
Kemudian dia berseru: Kemarilah wahai penduduk Bani Ka'ab bin Lu`ai! Lalu mereka berkumpul kepadanya datang sampai duduk mengelilingi keduanya. Dia berkata: Kisahi kaummu apa yang telah engkau kisahkan kepadaku. Rasulullah SAW pun berkata: Sesungguhnya malam tadi aku diisra'kan. Mereka bertanya: Ke mana? Kujawab: Ke Bait al-Maqdis. Mereka bertanya: Kemudian subuh engkau berada di depan kami. Beliau menjawab: Ya. Ia (Ibnu Abbas) berkata: Maka ada yang bersorak dan ada yang meletakkan tangannya di atas kepala heran atas kebohongan itu (menurut mereka). Mereka berkata: Dan apakah engkau dapat menyifatkan kepada kami masjid itu? Dan di antara penduduk ada yang pernah pergi ke negeri itu dan pernah melihat masjid itu. Maka Rasulullah SAW bersabda: "Maka aku mulai menyebutkan ciri-cirinya dan tidaklah aku berhenti menyifatkan sehingga aku lupa beberapa cirinya." Beliau bersabda: "Lantas didatangkanlah masjid sampai diletakkan tanpa kesamaran sehingga aku dapat melihat(nya). Maka aku menyifatkannya dengan melihat hal itu." Ia berkata: Dan sampai ini, ada sifat yang tidak aku hafal. Ia berkata: Kemudian ada kaum yang berkata: "Adapun sifat tersebut, demi Allah, ia benar."
(HR Ahmad (2680). Disahkan al-Albani dalam ash-Shahihah (VII: 3021)). 

Dus, sudah diketahui saat itu bahkan saat Muhammad SAW baru menceritakan kisah isra’nya dan turunnya surat al isra’ bahwa masjidil aqsa tidak lain tidak bukan adalah baitul maqdis. Istilah masjid al aqsha dan baitul maqdis yang saling dipertukarkan karena merefer makna yang sama memang sudah digunakan sejak zaman rasulullah,

“Janganlah berusah payah melakukan perjalanan kecuali ke tiga masjid: masjidil haram, masjidku , dan masjid baitul maqdis” 
(HR Ahmad No.11256 Aplikasi Lidwa)

“...dan tidak ditekankan untuk berziarah kecuali untuk mengunjungi tiga masjid, masjid al haram, masjid al aqsha, dan masjidku ini” 
(HR. Bukhari No.1122 Aplikasi Lidwa)

Maka, tuduhan bahwa dibangunnya (kembali) masjidil aqsha oleh Khalifah abdul malik dekat qubah as sakhra (dome of rock) untuk menjustifikasi kisah isra’ mi’raj gugur karena istilah masjidil aqsa dan baitul maqdis sudah digunakan dan saling dipertukarkan sebelumnya untuk merefer ke tempat yang sama. Tidak ada keraguan sama sekali tenatang hal ini.

Benarlah pernyataan kekaguman Prof. Neal Robinson dalam bukunya “Discovering The Qur'an: A Contemporary Approach To A Veiled Text”:

The [Muslim] tradition which identifies it [i.e., al-Masjid al-Aqsa] with the Temple Mount in Jerusalem makes admirable sense in view of the fact that the ‘place of worship’ (masjid) whose destruction is evoked in v. 7 [i.e., 17:7] is clearly the Temple. 

Tradisi muslim yang mengidentifikasi masjid al aqsa dengan temple mount of yerusalem menimbulkan rasa kekaguman mengingat fakta bahwa “masjid” yang dihancurkan (dalam ayat 7 surat al isra’) jelas jelas adalah Temple (of yerusalem).

Diskusi Lanjutan 
Argumen muslim Prof Atho’ Mudzar (?) Dosen IAIN (?)

Sudah disebut sebelumnya bahwa Pdt menyebut ada dosen IAIN (Atho Mudzar?) yang berpemahaman bahwa Masjid al Aqsa bukanlah baitul maqdis di Palestina melainkan di Sidratul Muntaha (di langit) dengan argumen utama:

Jika Masjid Al Aqso, yang berarti “Mesjid Yang Jauh” seperti tercantum pada ayat diatas, dianggap sebagai Baitul Maqdis yang di Palestina, maka ini akan kontradiktif (bertentangan) dengan QS 30 ayat 2 – 3, dimana dikatakan pada ayat tersebut bahwa Palestina adalah “Negeri Yang Dekat”. Dan jika dikondisikan dengan masa kini (ingat, Al Qur’an berlaku sepanjang zaman) maka istilah masjid yang jauh untuk Baitul Maqdis menjadi tidak relevan lagi, karena banyak mesjid yang berjarak lebih jauh dari Masjid Al Harom dibanding Baitul Maqdis, misal Masjid Istiqlal di Jakarta. Dan tidak mungkin di dalam Al Qur’an ada kontradiktif antar ayat-ayat-NYA. 

Komentar:

Ada 2 hal yang perlu diluruskan. Pertama, yang lebih tepat secara harfiah masjid al aqsa berarti "masjid TERJAUH" bukan "masjid YANG JAUH". Kedua, Ayat 2-3 surat Ar-Ruum yang disitir di atas yang lebih tepat secara harfiah adalah "negeri YANG TERDEKAT bukan "negeri YANG DEKAT"

Makna ter- menjadi sangat relatif tergantung teks dan konteks katanya. Jika dikatakan "RS terdekat berjarak 100KM" tidak berarti 100KM itu dekat. Tapi konteksnya memang tidak ada lagi RS yang lebih dekat.

Ayat 2-3 Ar Ruum menyebut palestina sebagai negeri yang terdekat. Secara geografi sebenarnya ada beberapa negeri yang lebih dekat dibanding palestina misalnya Negeri Yaman. Tapi bukan berarti ayat itu salah. Negeri terdekat disitu konteksnya adalah negeri terdekat yang berada dalam kekuasaan romawi yang saat itu dikisahkan (dalam ayat tersebut) ditaklukan persia. Bukan negeri yang secara geografis terdekat, per se.

Ayat pertama surat Al Isra menyebut masjid al aqsha, masjid terjauh. Dan ini benar. Mungkin penulisnya lupa bahwa memang SAAT ITU, baitul maqdis adalah masjid terjauh yang dikenal bangsa arab sebagai tempat peribadatan yang disucikan. Untuk dapat shalat di sana harus melakukan safar (perjalanan). Menuju ke sana membutuhkan waktu perjalanan 40 hari saat itu menggunakan unta atau berjalan kaki (menurut Al-Asfihani dalam Al-Mufradat fi Gharibil Qur’an). Tidak ada masjid, tempat bersujud, tempat suci yang diakui orang arab yang lebih jauh dari baitul maqdis.

Dan jika pak dosen berargumen dengan ada “bangunan” masjid Istiqlal (di kemudian hari) yang lebih jauh maka ini apakah dia juga meyakini ada “bangunan” masjid di sidratul muntaha? Ini tidak masuk akal. Dan seperti yang saya jelaskan di atas, secara budaya, dan secara bahasa tidak ada penafsiran lain atau keragu-raguan bahwa masjidil aqsa dimana Muhammad SAW diperjalankan adalah baitul maqdis di palestina. Tidak ada masalah jika seandainya hari ini ada bangunan masjid yang lebih jauh dari baitul maqdis terhitung dari makkah. Karena istilah “masjid al aqsa” sudah menjadi nama tempat peribadatan yang berlokasi di Palestina. Dan tidaklah misalnya masjid yang baru dibangun di Alaska atau suatu masjid di tengah samudra pasifik (yang secara geografi terjauh dari makkah) akan digelari nama “masjid al aqsa”.

Tidak ada yang perlu diragukan dari informasi quran karena TIDAK SATUPUN mufassir (penafsir) quran yang menafsirkan masjidil aqsa dengan definisi masjid terjauh posisinya secara geografi selama-lamanya melainkan terjauh yang dipahami saat itu. Sebenernya ada argumen lain dari pak dosen misalnya bahwa kiblat pertama muslim bukan baitul maqdis tapi kutub utara (hanya kebetulan lurus dengan baitul maqdis) dsb tapi menurut saya tidak perlu dikomentari karena sangat tidak layak dikomentari karena sama sekali tidak ilmiah (anda bisa baca sendiri, link is included above).

Note: Saya tidak tahu penulis sebenarnya dari argumen di atas adalah benar-benar Prof Atho Mudzhar, guru besar IAIN atau bukan. Atau hanya dicatut oleh Pdt. Teguh Hindarto saya juga tidak jelas. Tapi seandainya memang benar, berarti betul sekali sang guru besar ini sedang nyeleneh. Dan saya tidak heran jika dosen IAIN ada yang nyeleneh. Contoh udah banyak.

Tentang abie1102

Admin adalah orang-orang yang peduli terhadap kemaslahatan umat, terutama dalam menghadapi tantangan zaman berupa hujatan, fitnah, dan upaya-upaya lain yang mendeskriditkan dunia Islam. "Biodata Penulis".
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

34 komentar:

yus priadi mengatakan...

Subhanallah....
Saya kagum dengan pengetahuan dan referensi yang dimiliki Sdr. Febri Adrian Pangestu.
Just mengingatkan.....adalah tugas dan tanggung jawab kita semua agar dari generasi yang cenderung sekuler seperti sekarang ini masih bisa melahirkan Febri Febri yang baru.

John bandex mengatakan...

Amiin

paradise mengatakan...

KISAH YANG KONTROVERSI SEPUTAR JANGKA WAKTU PEMBANGUNGAN “Al-Masjid Al Haram (di Mekah)” DAN “Al-Masjidil Al-Aqsa (di Yerusalem)”….SERTA ISRA MIRAJ
Sumber : Tafsir Ibn Kathir terhadap QS 3:96 ;
[96] Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakka (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Imam Ahmad mencatat bahwa Abu Dharr berkata; “Aku berkata, “O Rasulullah, masjid mana yang pertama dibuat didunia ini?. Dia berkata, “Al-Masjid Al Haram (di Mekah)”. Aku berkata, “Mana yang dibangun setelah
itu?”. Dia menjawab, “Al-Masjidil Al-Aqsa (di Yerusalem)”. Aku berkata,
“Berapa jangka waktu antara pembangunan kedua bangunan itu?” Dia
berkata, “Empat puluh tahun”
======
1. Menurut perhitungan: Abraham dan Ismail hidup sekitar tahun 1900 SM – 2000 SM. Raja Salomo (Sulaiman) yang membangun bait Allah di Yerusalem hidup sekitar 1000 SM - 970 SM. Jadi ada beda waktu 1000 tahun antara Ismail (yang membangun Kabah = Masjidil Haram) dengan raja Salomo (yang membangun Bait Allah di Yerusalem). Jadi bagaimana bisa dikatakan beda waktu keduanya hanya 40 tahun?.....
2. Kisah Masjidil Aqsha yang disebut dalam surat Al Israa ayat 1 adalah bangunan Bait Allah yang didirikan oleh Raja Salomo/Sulaiman atas perintah Tuhannya bangsa Ibrani/Israil…..Raja Salomo/Sulaiman adalah totok Yahudi, dan perlu diketahui tidak ada satupun bangsa Yahudi pada waktu itu beragama Islam…..lalu siapa yang membangun masjid itu ??? dan siapakah umat muslim yang beribadah disitu pada waktu itu ????

faham mengatakan...

Yang beribadah adalah umatnya dari Nabi yang membangun masjid tersebut. Nabi terdahulu beserta pengikutnya (umatnya) menyembah hanya kepada Allah, Tuhan yang Esa dan mereka adalah Islam.

AQ 15:10 Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu kepada umat-umat yang terdahulu.

Perkataan Islam berasal dari perkataan Arab (aslama, yuslimu, islaman) yang bermaksud tunduk, patuh dan ia juga bermaksud selamat, sejahtera serta damai. Nama Islam itu sendiri adalah diberi oleh Allah Tuhan sekalian alam.

Agama Islam adalah agama yang mentauhidkan Allah dan telah lama wujud sejak manusia diciptalan (Nabi Adam a.s) sehingga Nabi terakhir Nabi Muhammad s.a.w. Cuma yang membedakan (antara nabi-nabi) ialah dari segi syariat saja.

orang yang menjalankan/mengikuti perintah Allah disebut muslim

faham mengatakan...

Yang beribadah adalah umatnya dari Nabi yang membangun masjid tersebut. Nabi terdahulu beserta pengikutnya (umatnya) menyembah hanya kepada Allah, Tuhan yang Esa dan mereka adalah Islam.

AQ 15:10 Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu kepada umat-umat yang terdahulu.

Perkataan Islam berasal dari perkataan Arab (aslama, yuslimu, islaman) yang bermaksud tunduk, patuh dan ia juga bermaksud selamat, sejahtera serta damai. Nama Islam itu sendiri adalah diberi oleh Allah Tuhan sekalian alam.

Agama Islam adalah agama yang mentauhidkan Allah dan telah lama wujud sejak manusia diciptalan (Nabi Adam a.s) sehingga Nabi terakhir Nabi Muhammad s.a.w. Cuma yang membedakan (antara nabi-nabi) ialah dari segi syariat saja.

orang yang menjalankan/mengikuti perintah Allah disebut muslim

juniorasmandat mengatakan...

Alhamdulillah! terimakasih saudaraku,... keterangan yang sungguh mencerahkan. Tadinya sempet kepikiran juga gara2 nemu link http://bacabacaquran.com/2011/10/25/syariat-qurban-di-hari-raya-haji-kini-patut-dipertanyakan-muslim-bagian-1/ Alhamdulillah,...

ervan asri mengatakan...

To pak faham yang tidak faham :
Dalam Qs 2:132 Ibrahim memerintahkan anak2nya dan Yakub untuk MEMELUK agama Islam. Jadi Islam yang dimaksud adalah AGAMA, yang harus DIPELUK. Padahal AGAMA ISLAM baru ada pada abad ke 7, apakah masuk AKAL WARAS ?
Kalau diteliti dengan jujur, banyaklah ayat2 yang tidak masuk akal waras, tapi saya tidak maulah mengatakannya,cape, introspeksi sajalah dengan hati nurani yang jujur!

ervan asri mengatakan...

KEMATIAN YESUS MEMBEBASKAN KITA DARI IBLIS YANG BERKUASA ATAS MAUT ( Ibr 2 : 14-18 dan Rom 8 : 1- 17 )
Pada awal mulanya Adam & Hawa hidup dalam KEKEKALAN di Taman Firdaus. Tapi setelah mereka tertipu oleh dusta iblis, dan menuruti kata2 iblis, melanggar larangan TUHAN ALLAH dengan memakan buah terlarang, maka sejak saat itu mereka jatuh kedalam dosa, kehilangan : KEKEKALAN dan KEMULIAAN ALLAH, ( DITELAN oleh MAUT) sehingga telanjang, dan mulai mengalami proses penuaan, ibarat laptop yang telah dilepas dari electric power supply nya ( kehilangan supply energi KEHIDUPAN ALLAH). Selain itu mereka diusir dari Taman Firdaus. Inilah bukti bahwa dosa warisan Adam itu nyata adanya, sebab Taman Firdaus tidak ada lagi dibumi ini. Sejak saat itu MAUT /KEMATIAN menguasai manusia, dimana iblis adalah penguasanya, dan manusia menjadi hamba2/anak2 iblis , sehingga PASTI akan mengikuti iblis, sang bapa ke “istananya”: Neraka ( QS.19:71 ). Tetapi ALLAH telah merencanakan Penebusan dosa manusia ini dan TELAH MELAKSANAKANNYA, melalui KRISTUS.
Yes.25:8 “ Ia ( TUHAN ALLAH) akan meniadakan maut untuk seterusnya ….”
Ams 10:2b “….tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.”
Ams 14:12 dan 16:25 “ Ada jalan yang disangka orang lurus, tapi ujungnya menuju maut” ( Jadi janganlah terlalu yakin akan apa yang dikatakan seorang nabi, dengan membuta, tanpa : berpikir kritis, dan menyelidiki perilakunya hidupnya, sebab banyak nabi palsu )
Rom 5:15-17 “ Tetapi KARUNIA ALLAH tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab jika karena pelanggaran satu orang (Adam) semua orang telah jatuh didalam kuasa Maut, jauh lebih besar lagi KASIH KARUNIA ALLAH dan KARUNIA NYA, yang dilimpahkan Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu YESUS KRISTUS. Ayat 18 : “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran ( Adam) semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan KEBENARAN ( YESUS ) semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.”
I Kor 15: 21-22 Sebab sama seperti MAUT datang karena satu orang manusia (Adam), demikian juga kebangkitan orang mati, datang karena satu orang manusia ( YESUS ). Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan DIHIDUPKAN kembali dalam PERSEKUTUAN dengan KRISTUS. Ayat 54 end : ….” MAUT telah DITELAN dalam KEMENANGAN dan ayat 57 : Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita KEMENANGAN oleh YESUS KRISTUS, TUHAN kita .
Rom.6: 9 Karena kita tahu, bahwa KRISTUS, sesudah IA BANGKIT dari antara orang mati, TIDAK MATI lagi ; MAUT TIDAK BERKUASA lagi atas DIA
2 Tim 1 :10 … oleh kedatangan Juruselamat kita YESUS KRISTUS, yang oleh INJIL telah MEMATAHKAN KUASA MAUT dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa”
I Tim 6: 16 Dialah ( YESUS) satu-2 nya yang TIDAK TAKLUK kepada MAUT, bersemayam dalam TERANG yang tak terhampiri…..
Ibr.2:14 Karena anak2 (manusia) itu adalah anak2 dari darah dan daging, maka Ia ( YESUS ) juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka ( manusia), supaya oleh KEMATIAN-NYA, IA MEMUSNAHKAN dia, yaitu iblis, yang berkuasa atas MAUT
Kol.2:13b-15 …..Dia (YESUS ), sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan MENGHAPUSKAN surat hutang, yang oleh ketentuan 2 hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu DITIADAKAN-NYA dengan memakukannya pada KAYU SALIB. Ia telah MELUCUTI pemerintah2 dan penguasa2 (iblis & pengikut2-nya) dan menjadikan mereka tontonan umum dalam KEMENANGAN-NYA atas mereka.
( bersamb.)

ervan asri mengatakan...

( samb. Kematian... )
Rom.8: 2 Roh (Kudus), yang memberi HIDUP telah MEMERDEKAKAN kamu dalam KRISTUS dari hukum dosa dan hukum Maut
Rom 8: 3-4 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa didalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi didalam kita, yang tidak hidup menurut daging (duniawi), tetapi menurut Roh Kudus.
Yoh 5:24 Yesus berkata :”Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai HIDUP yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari MAUT ke dalam HIDUP.
Yoh.3:14 ….”kita sudah berpindah dari dalam MAUT kedalam HIDUP, yaitu karena kita mengasihi saudara ( sesama) kita. Barangsiapa TIDAK MENGASIHI, ia TETAP didalam MAUT
Yoh 8:51 “ Aku ( YESUS ) berkata kepadamu ( orang Yahudi yang tidak percaya ) : “Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman Ku, ia tidak akan mengalami MAUT sampai se-lama2-nya”.
Jadi, sesuai dengan Rom 10 :9-10 “ Mereka yang mengaku dengan mulutnya, bahwa YESUS adalah Tuhan, dan percaya dalam hatinya, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka mereka akan DISELAMATKAN” . Dpl DIBEBASKAN dari keterikatan kuasa iblis atas Maut.
Sebaliknya mereka yang tidak mau percaya dan menolak Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, TETAP dalam KETERIKATAN KUASA iblis atas MAUT. ALLAH tidak menghukum meraka ( sebab ALLAH tetap mengasihi ciptaan Nya), tapi mereka lah yang membawa diri mereka sendiri mengikuti iblis, sang bapa ke Neraka. Sebab mereka telah menolak pertolongan dari Yesus yang ingin membebaskan mereka dari keterikatan kuasa iblis atas Maut, Tapi mereka lebih memilih percaya kepada dusta iblis. SAMA SEPERTI Adam Hawa yang lebih percaya kepada perkataan iblis.

RAHASIA-2 ALLAH
Kol.2 : 2b-3 ....dan mengenal rahasia Allah, yaitu KRISTUS, sebab didalam DIA lah tersembunyi segala harta HIKMAT dan pengetahuan
I Kor 15 : 51-54 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita (yg masih hidup pd saat kedtgn Yesus ke2x) tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri /sangkakala yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang2 (yg mati dlm Kristus) akan dibangkitkan ( terlebih dahulu, yg bukan anak2 Allah belum/tidak dibangkitkan) dalam keadaan yang tidak dapat binasa ( kekal/abadi) dan kita semua akan diubah ( menjadi manusia abadi/ seperti malaikat). Karena yang dapat binasa ini (tubuh fana) harus mengenakan yang tidak dapat binasa ( tubuh abadi), dan yang dapat mati ini ( yg fana) harus mengenakan yang tidak dapat mati( yg abadi).
I Kor 2: 7-8…. Tetapi yang kami beritakan ialah HIKMAT ALLAH yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan ALLAH bagi Kemuliaan kita. Tidak ada dari penguasa dunia ini ( iblis) yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak akan menyalibkan Tuhan yang Mulia.
Ef.1 : 7 Sebab didalam Dia ( Yesus ) dan oleh DarahNya kita beroleh Penebusan, yaitu Pengampunan dosa, menurut Kekayaan Kasih KaruniaNya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian

ervan asri mengatakan...

Apakah Yudas yang mati manggantikan Yesus ?
Yudas adalah murid Yesus yang mengkhianati Dia, jadi tidak masuk akal waraslah, bila Yudas menggantikan Yesus dalam posisi yang Maha Mulia itu, mati sebagai Penebus dosa semua manusia. Hanya iblislah yang tidak mau manusia mengerti dan menerima Anugerah Keselamatan itu, sehingga ia menipu dan menyesatkan manusia, dengan memutarbalikkan kebenaran itu dan mengatakan Yudas menggantikan Yesus, supaya orang tidak bisa mengerti Jalan Keselamatan itu lalu mendapatkannya.
Ketahuilah para nabi ( sebelum Yesus turun kedunia) telah menubuatkan kematian dan kebangkitan Yesus ( bukan Isa) dan juga para Rasul, ada 8 orang, semuanya menyaksikan dengan mata kepala mereka tentang : kematian dan kebangkitan Yesus ( bukan Yudas), sebab mereka hidup pada zaman itu dan tinggal di negeri yang sama ( Israel). Jadi klop/ cocok dengan nubuatan para nabi, tergenapi. Mana yang lebih masuk akal/ lebih dapat dipercaya kebenarannya dengan keterangan seorang yang baru lahir 550an tahun setelah itu, tidak tahu apa2, tidak menyaksikan kejadian itu, sebab tinggal di negeri yang jauh (Mekah), tidak hidup se zaman, buta huruf lagi, hanya dengar2 dari orang2/ makhluk yang tidak jelas ? Keterangan siapa yang lebih dapat dipercaya ? Dari sudut pandang jumlahnya yang 8 orang, dibanding dengan 1 orang, mana yang lebih masuk akal untuk dipercaya? SALIB membuktikan Kasih Allah kepada manusia.
Untuk bisa mengerti hal ini, tidak perlu menjadi orang jenius, yang dibutuhkan hanya : Kejujuran hati nurani

ervan asri mengatakan...

Apakah-ada-Mujizat-Muhammad-? :
QS.13:27 Atas pertanyaan umat pada zaman itu: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mujizat) dari Tuhannya ? Jawabnya: ”Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki….”
Comment: Memang orang pada zaman itu tidak percaya Muhammad sebagai nabi, dan menanyakan bukti dari Allah berupa tanda mujizat. Ini suatu pertanyaan yang wajar. Tapi lihatlah apa jawaban allah Muhammad ? Bukannya memberi bukti tanda mujizat, malahan menyesatkan orang yang bertanya.
Baca juga QS.4:143 …”Barangsiapa disesatkan Allah…” dan ayat2 lain yang sama : QS.4:88; QS.14:4 ; QS.16:93 ; QS.18:17 ; QS.42:46 . Rupanya allah ini gemar menyesatkan orang.
Ini membuktikan tidak adanya mujizat dari Allah yang diberikan kepada Muhammad sebagai bukti kerasulannya., sebagaimana ada pada Yesus. Bila ditantang umat, dia selalu mengelak/ngeles dengan mendatangkan kesesatan ! Umat dilarang keras berpikir kritis, meragukan nabi ; dilarang ber-tanya2, akan dianggap murtad , diancam bunuh !
Satu2nya yang bisa “dianggap mujizat” adalah : Keberhasilan dia : membutakan umat, membuat mereka tidak bisa berpikir kritis, sehingga tidak bisa membedakan mana dusta, mana kebenaran, bahkan semua terlihat secara terbalik. Juga buta terhadap perilaku hidup nabinya yang buruk: jahat / pembunuh, pemfitnah, penuduh, dan cabul, tapi umat melihatnya baik/bagus, bahkan dijadikan teladan dan di puja2.

ervan asri mengatakan...

Persamaan antara Isa Almasih dan Yesus Kristus :
1.Dilahirkan dari seorang perawan
2.Benih kelahiran Nya dari Rohul Qudus, bukan dari air mani seorang laki2 ( manusia)
3.Memilki tanda (mujizat) sebagai bukti kerasulanNya, bahkan menjadi Tanda bagi manusia dan Rahmat bagi alam semesta, dan hal ini sudah merupakan keputusan Allah yang tidak boleh diganggugugat manusia. ( QS.3 :49 dan QS.19:21)
4.Nabi yang suci, tidak ada kejahatan atau pikiran cabul dalam hatiNya ( QS.19: 19 )
5.Akan disampaikan Allah kepada ajal Nya dan diangkat kepada Allah ( tentunya bangkit dulu)- QS 3: 55
6.Isa terkemuka didunia dan diakhirat ( QS.3:45 )
7. Sama2 bergelar Almasih = Mesias, yang artinya diurapi/ diangkat/disahkan sebagai Raja diatas segala raja.
8.Akan datang kembali sebagai Hakim umat manusia .
9.Sanggup membinasakan antikris ( Dajjal ) hanya dengan hembusan nafas Nya

Perbedaan antara Isa Almasih dengan Yesus Kristus :
1.Nama Yesus bermakna: “Allah yang menyelamatkan umatNya”. Sedangkan nama Isa tidak bermakna. Bahkan salah terjemahan, seharusnya menjadi Yasu. Isa adalah terjemahan dari nama Esau ( saudara kembar Yakub).
2.Dikatakan Isa tidak mati dan tidak bangkit. Yudas yang menggantikan Isa disalib. Ayat ini memang bertentangan dengan ayat Qs 3:55, se-olah2 ada 2 allah ( yang berbeda) yang mendiktekan kepada Muhammad.
3.Diyakini Isa bukan Allah, hanya seorang nabi biasa yang lebih rendah daripada Muhammad. Lagi2 keyakinan ini bertentangan dengan ayat2 : QS 3:45 & 49 ; QS.19: 19 & 21 . Padahal Yesus adalah Allah, yang anda baru ketahui pada hari kematianmu (QS.4: 159); tapi jangan baca catatan kaki/tafsirnya, sebab sudah diplintir/diputarbalikkan dari pengertian sebenarnya.
4.Kedatangan Isa ke2 , bukan seperti Yesus untuk menjemput anak2 Nya naik kesurga, melainkan untuk menangkapi, dan membunuh orang Kristen, karena mereka “dianggap” berdosa telah memanggil Yesus Tuhan.
Isa pada akhir zaman, adalah seorang yang kejam, beda dengan Yesus yang penuh Kasih dan memberi kepastian keselamatan
Kesimpulan : Isa adalah tokoh imajinasi Muhammad yang memalsukan Yesus Kristus. Jadi se-olah2 ada 2 allah yang kontradiktif yang mendiktekan Muhammad.

ervan asri mengatakan...

Mengapa anda membenci Yesus dan pengikutNya ?
Padahal tidak ada kesalahan/ kejahatanNya. Apakah Ia menyakiti/ merugikan anda ? Apakah Ia me-maki2 atau mengancam anda, tertulis dalam Alkitab ? Tidak ada alasan untuk membenci Dia
Hanya satu pribadi yang pantas membenci Dia, yaitu iblis, sebab ia telah diusir keluar dari surga dan akan dilempar ke neraka oleh Yesus, Pemilik Surga. Iblis berusaha sekuat tenaganya menghasut/ menipu/ menyesatkan manusia dengan memutarbalikkan kebenaran2 Allah, supaya jangan percaya kepada Tuhan Yesus dan selamat masuk surga. Ia sangat iri hati kepada manusia dan selalu berusaha keras menghalangi Kasih dan Anugerah Keselamatan Allah kepada ciptaanNya. Iblis mau manusia mengikuti dia, menjadi pengikutnya, menjadi anak2 nya, dan membenci Yesus dan pengikutNya.
Iblis membutakan manusia dengan dusta2 nya, sehingga tidak menyadari sedang dijadikan anak2 iblis, yang hatinya dikuasai oleh rasa benci, sama seperti rasa benci dihati iblis, sang bapa.
Yesus hanya menawarkan Anugerah Keselamatan bagi yang percaya kepadaNya dan menjadikan mereka anak2 Nya. Bila anda tidak mau ,karena lebih suka menjadi anak2 iblis, tidak apa2, Yesus tidak membenci anda, Dia tetap mengasihi ciptaan Nya. Ini bukan alasan untuk membenci Dia
Anda bebas memilih, hanya tidak boleh dan tidak ada abstain/golput, karena bila anda menolak dijadikan anak Allah, secara otomatis iblis akan menyambar anda dan memaksa anda menjadi anaknya, mau atau tidak mau. Sekaranglah waktunya untuk menetapkan pilihan saudara, sebab bila hari kematian telah tiba, habislah sudah kesempatan anda, dan pastilah anda akan mendatangi/ masuk neraka, sesuai QS.19:71 se- lama2nya,kekal, tidak bisa keluar lagi , bukan sementara /sebentar sebagaimana tipuan/ kata si jahat.

ervan asri mengatakan...

Pengakuan/Pembenaran Alkitab oleh Quran (Sebaliknya nanti):
QS 5:68 "Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran2 Taurat, Injil dan "apa2" yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." ( Dalam terjemahan Depag."apa2" diubah menjadi Alquran, padahal saat itu,Alquran belum ada, dan ayat itu sedang membicarakan kitab Taurat dan Injil yang diturunkan kepada ahli kitab, maksudnya orang Kristen dan Yahudi. Apalagi Akitab terdiri dari Taurat, Injil dan 57 kitab2 para nabi lain,sehingga tidak logis lah bila "apa2" ditafsirkan sebagai Alquran. Yang sangat logis ialah bila yang dimaksud dalam ayat ini untuk ditegakkan adalah ajaran Alkitab.
QS 5:46 "Didalam Injil ada petunjuk dan cahaya (yang menerangi) dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang2 yang bertaqwa"
QS 32:23 "Kami (bukan Aku, berarti jamak) berikan kepada Musa Alkitab,maka janganlah kamu (Muhammad) ragu2 menerima "nya" dan Kami jadikan Alkitab itu petunjuk bagi bani Israel." Lagi2 pembaca disesatkan dengan mengubah "nya" menjadi Alquran. Sangatlah tidak masuk akal, sebab saat itu Alquran belum ada dan ayat itu sedang membicarakan Alkitab yang diturunkan kepada Musa untuk bani Israel, koq tiba2 kalimat ayat itu ngaco, dengan mengubah "nya" menjadi Alquran ? sehingga kalimat ayat itu menjadi sangat janggal. Inilah pengertian ayat yang sebenarnya: “Janganlah kamu (Muhammad) ragu2 menerima Alkitab itu yang telah Kami jadikan petunjuk bagi bani Israel”.
Selain itu, juga ada kekeliruan di ayat ini, yaitu : Sebenarnya yang ditulis oleh Musa hanyalah kitab Taurat (5 kitab saja), tapi dikatakan (se-olah2 seluruh) Alkitab diturunkan kepada Musa, ini kekeliruan allah dalam mendiktekan.
QS 10:94 "Jika kamu (Muhammad) ragu2 tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, tanyakanlah kepada orang2 yang membaca kitab sebelum kamu " (maksudnya kepada orang Yahudi dan Kristen/ Malu bertanya sesat di jalan). Kesimpulan dari ayat2 ini: Muhammad disuruh Allah menegakkan ajaran Alkitab,supaya menjadi petunjuk untuk orang2 yang bertaqwa. Tapi hal ini dianggap membahayakan Islam, dalam arti bisa membuat semua umatnya murtad menjadi Kristen . Oleh karena itu iblis memakai metode fitnah, dengan menyebarkan fitnah keji bahwa Alkitab sudah dipalsukan
Ini sangat tidak mungkin dan tidak masuk akal, sebab Allah masih memerintahkan Muhammad untuk menegakkannya!! Dan bila dipalsukannya setelah jaman Islam, dimana Alkitab sudah tersebar ke-mana2, lebih tidak mungkin lagi, mana bisa?, pasti ketahuan dong ayat2 mana yang dipalsukan. Tidak mungkin juga semua orang Kristen diseluruh dunia setuju/kompak merubah. Tidak mungkinlah. Satu2-nya kemungkinan adalah : si pemfitnah / penuduh itulah yang memalsukan Alkitab ,dengan membuat kitab palsu/tiruan, lalu dengan nekad dan berani (dalam arti tidak tahu malu) mengklaim kitab buatannya itu sebagai yang asli, dan menuduh Alkitab sudah dipalsukan, padahal dialah yang memalsukannya. Sungguh sangat keji dan tidak tahu malu serta tidak bermoral kelakuannya. Sebab memang tidak ada pihak lain yang menuduh seperti itu, selain dia dan hanya dia, yaitu iblis yang tentunya memakai manusia (yang bodoh, yang mau dan bisa dijadikan alatnya.)

ervan asri mengatakan...

Pembenaran/Pengakuan Quran tentang Yesus :
QS 66:12 Allah menanamkan benih Rohul Qudus dalam rahim Maryam, sehingga anaknya menjadi Anak Rohul Qudus = Anak Allah
QS 21:91 Allah mengisi kedalam tubuh Maryam dengan RohNya ( bukan ciptaan) dan menjadikan dia dan Anaknya Tanda ( Kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam
Dari kedua ayat ini jelaslah bahwa: Isa lahir dari seorang perawan, tanpa benih dari seorang laki2 (manusia) tapi dari benih Rohul Qudus= Roh Allah.
Jadi wajarlah bila Ia disebut Anak Allah/ Manusia Allah/ Yang Teristimewa; bukan suatu hal yang aneh/ sukar dimengerti, kecuali oleh orang idiot (karena dibutakan iblis). Isa berasal dari surga dan sudah kembali kesurga, semua nabi lain berasal dari tanah, sudah kembali ke tanah.
QS 2:87 ...dan telah Kami (bukan Aku,yang berarti jamak) berikan bukti2 kebenaran (mujizat) kepada Isa dan Kami memperkuatNya dengan Rohul Qudus. ( Ini tidak pernah diberikan kepada Muhammad)
QS 3:49 Isa memiliki Tanda (mujizat) dari Allah sebagai bukti/ tanda kebenaran kerasulanNya ( Hal ini juga tidak diberikan Allah kepada Muhammad)
QS 19:19 Isa adalah seorang yang suci ( tidak ada pikiran cabul seperti nabi yang "lain")
Qs 19:21 Kami menjadikan Isa suatu Tanda bagi manusia dan sebagai Rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang telah diputuskan ( Jadi jangan di- plintir2 penafsirannya)
QS 4:171 Sesungguhnya Isa Almasih adalah utusan Allah dan KalimatNya dan Roh daripadaNya
Hadist Anas bin Malik hal 72 " Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman Nya
QS 43:61 Sesungguhnya Isa itu benar2 memberi pengetahuan tentang hari kiamat... janganlah kamu ragu2 ...ikutilah Aku. Inilah Jalan yang Lurus ( Sirotol Mustakim), Padahal didalam QS 7: 187 dan QS 31 :34 dikatakan : "Sesungguhnya, pengetahuan tentang hari kiamat, hanya pada sisi Allah, kebanyakan manusia tidak mengetahui" Kesimpulan :..?..Bila anda cerdas/tidak bodoh, pastilah bisa mengerti, jangan memutar balikkan kebenaran ini.
Masalahnya anda hanya membaca dalam bahasa yang tidak anda mengerti. Sekalipun ada terjemahannya, tapi sudah di-plintir2, diputar balikkan kebenaran tersebut, sehingga artinya sudah berbeda. Penerjemah sering menambahkan kata2 dalam kurung dan catatan2 kaki, katanya sih untuk memperjelas arti, tapi kenyataannya jadi merubah arti. Mengapa? Sebab ia kawatir bila anda sekalian mengerti, pasti akan menjadi orang Kristen. Itulah sebabnya mengapa tidak dianjurkan membaca terjemahan Qr, apalagi membaca Alkitab, meskipun ayat2 Qr memerintahkannya. Jadi umat disibukkan dengan menyuruh menghafal, dan di lombakan (MTQ) supaya jangan sempat berpikir kritis, jangan nanya2. Tidak boleh meragukan Qr atau nabi, akan dihukum. Selain itu umat juga disibukkan dengan men-cari2 kesalahan agama lain (Kristen) dengan tuduhan2 yang meng- ada2, hanya karena tidak bisa mengerti ayat2 Alkitab, lalu menuduh ayatnya yang salah. Ibarat pepatah : “ Buruk muka cermin dibelah”

ervan asri mengatakan...

T R I T U N G G A L
Apabila anda tidak bisa mengerti Tritunggal Allah, janganlah mengatakan doktrin ini yang salah. Memang untuk hal yang rohani seperti ini butuh bimbingan Rohul Qudus dan hati yang bersih untuk bisa mengerti. Dulu ketika saya dan istri belum menjadi orang Kristen,kamipun tidak bisa mengerti, meskipun mau. Apalagi orang yang ada kebencian didalam hatinya terhadap Allah Tritunggal,hatinya tidak bersih,tidak akan sanggup mengerti. Jadi kesalahan terletak pada diri manusianya, bukan pada Allah Tritunggal. Ketika itu saya berdoa kepada Allah Pencipta Langit bumi dan segala makhluk (sebab belum mengenal Allah didalam nama Tuhan Yesus) bahwa bila saya tidak bisa mengerti, saya tidak akan mau dibaptis menjadi orang Kristen.Rupanya Allah berkenan saya dibaptis, sehingga Ia menjawab doa saya saat itu juga.Secara tiba2 saat itu juga saya mendapat pengertian.Lalu beberapa hari kemudian saya didatangi seorang hamba Allah dari luar kota. Dia menerangkan kepada saya dengan penjelasan yang persis sama dengan pengertian yang saya terima beberapa hari yang lalu. Rupanya Allah mengkonfirmasikan "pengetahuan" yang saya terima sebelumnya, bahwa pengertian itu datangnya dari Allah Rohul Qudus,bukan dari diri saya sendiri dan juga bukan dari roh jahat. Begini: menurut kitab Kej.1:26-27 Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allah. Jadi jangan heran bila kelak disurga anda melihat Allah seperti manusia, tapi yang sebenarnya adalah manusia yang seperti Allah, tapi tentunya beda kwalitasnya. Manusia terdiri dari : tubuh, jiwa dan roh, ada 3 unsur, tapi satu pribadi manusia, bukan 3 (tiga). Cuma manusia tidak dapat memisahkan ketiga unsur2 tersebut, kecuali dalam dongeng tentang orang2 sakti. Demikian juga dengan Allah, yang terdiri dari : Bapa,Firman dan Rohul Qudus,dan ketiganya adalah satu ( I Yoh.5:7), bukan 3 (tiga). Tapi Allah kita Yang Maha Kuasa sanggup mengirim Firman dan Rohul QudusNya kedunia, menjelma menjadi manusia, tanpa menyebabkan surga menjadi kosong, kehilangan Firman dan Rohul Qudus, sebab ALLAH Maha Kuasa dan Maha Hadir. Setelah Firman menjelma menjadi manusia, Tritunggal menjadi : Bapa, Anak dan Rohul Qudus. Demikianlah penjelasannya, semoga bisa membantu anda yang mempunyai hati bersih dan tulus untuk mengerti.

ervan asri mengatakan...


Inilah ciri2 penipu / penyesat yang telah diberitahukan oleh Rasul Yohanes dan Petrus.
2 Petr 2:1b ....Mereka akan memasukkan pengajaran2 sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. 2b)...dan karena mereka, Jalan Kebenaran akan dihujat, .... baca sampai ayat 3
I Yoh.2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah anti Kristus ( Dajjal ), yaitu dia yang menyangkal, baik (Allah) Bapa maupun Anak. 23) Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa
I Yoh.4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, 3) dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh anti Kristus ( Dajjal).....
2Yoh.1:7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi keseluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia ( artinya Dia, sebenarnya bukan manusia, tetapi Allah). itu adalah si penyesat dan anti Kristus ( Dajjal) 8) Waspadalah.....dst
Gal.1:6... suatu Injil lain, yang sebenarnya bukanlah Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutar balikkan Injil Kristus.....9)....jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu Injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia......11)....Injil yang kuberitakan itu bukanlah Injil manusia. 12) Karena aku bukan menerimanya dari manusia dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh pernyataan Yesus Kristus
I Kor.1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan, pemberitaan itu adalah Kekuatan Allah"

ervan asri mengatakan...

Apakah yang tertulis didalam Alkitab tentang Yesus?
Inilah nubuat yang ditulis oleh nabi Yesaya, dipasal 9 : 5-6. ....namaNya disebutkan orang: Penasihat Ajaib,Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai, Besar kekuasaanNya. Dan di Yes pasal 53:3-4 ...Ia sangat dihina...., tetapi sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggungNya dan kesengsaraan kita yang dipikulNya. Ayat 5).....ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadaNya. 7)Dia dianiaya, tetapi Dia membiarkan diriNya ditindas.8)....Ia terputus dari negeri orang2 hidup....( meninggal). 9)....dalam matiNya, Ia ada diantara penjahat2. 10).....Ia menyerahkan diriNya sebagai korban penebus salah, Ia akan melihat keturunanNya,umurNya akan lanjut (akan hidup lagi). 11)....dan HambaKu itu,sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh HikmatNya dan kejahatan mereka Dia pikul. 12).... Ia menanggung dosa banyak orang. ( Maaf ayat ini dikutip sebagian saja, silakan membaca selengkapnya didalam Alkitab). Baca juga Mzm 103: 1-4. Pantaskah anda membenci Nya, yang tetap mengasihi anda ?
Mat.1:21 ....Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka.
I Petr.2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita didalam tubuhNya dikayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur2Nya kamu telah sembuh.
Yoh.1: 29-30 ....lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.... Dia telah ada sebelum aku (padahal Yohanes lebih tua usianya dari Yesus). Baca lah juga Yoh.1: 1-18 supaya lebih jelas.
Yoh.10:17-18 ....Aku memberikan nyawaKu untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari padaKu, melainkan Aku memberikan nya menurut kehendakKu sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambil kembali.
Yoh.13:13.....katamu itu tepat,sebab memang Akulah Guru dan Tuhan
Kis 10:36 ..Yesus Kristus yang adalah Tuhan dari semua orang"
Kis.16:31......Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu"
Fil.2:5-8 Kristus Yesus yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan itu sebagai milik yang harus dipertahankan,melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba dan menjadi manusia. Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati dikayu salib.
( bersamb. )

ervan asri mengatakan...

( samb. ttg Yesus )
Fil.2:10-11 Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada dilangit dan yang ada diatas bumi, dan yang ada dibawah bumi dan segala lidah mengaku:" Yesus Kristus adalah Tuhan, bagi kemuliaan Allah Bapa
Ibr.1:2-3....Oleh Dia(Yesus) Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firmanNya yang penuh kekuasaan.
Kol.1:15 Ia (Yesus) adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena didalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada dibumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan.....; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia...17) Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada didalam Dia.....19) Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam didalam Dia.
Wahyu 21:27....Tidak akan masuk kedalamnya (sorga) sesuatu yang najis..... hanya mereka yang namanya tertulis didalam Kitab Kehidupan Anak Domba itu ( Tuhan Yesus)
Wah.22:12 Sesungguhnya Aku datang segera.... 13) Aku adalah Alfa dan Omega, yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir. Bandingkan dengan QS 57 : 1-3
2Kor.4: 3-4 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka yang akan binasa, yaitu orang2 yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat Cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
Bila anda tidak percaya kepada kebenaran ini, dan lebih percaya kepada dusta, terserahlah, Allah pun tidak memaksa orang percaya kepadaNya, meskipun Ia senang bila anda percaya, karena Ia tidak menginginkan seorangpun yang binasa. Ia sangat mengasihi semua manusia ciptaanNya.Bila anda belum bisa percaya,tapi mau selamat, berdoalah mohon Terang Illahi, petunjukNya, kepada Allah Pencipta Langit dan Bumi, Pencipta segala makhluk, entah Allah yang diimani orang Kristen kah atau Allah yang diimani Muslim kah,atau Allah yang diimani orang2 agama lainkah? dengan tulus/jujur/sungguh2. Amin

ervan asri mengatakan...

Mengapa Alkitab sangat meyakinkan Kebenarannya?
Para Nabi/Rasul penulisnya tidak pernah/perlu berkata:" Inilah kitab yang paling sempurna dan paling benar, suatu mujizat". Sebab Kesempurnaan dan Kebenaran itu akan muncul/terbukti nyata dengan sendirinya secara otomatis. Yang memberi penilaian adalah mereka/ orang2 yang membacanya. Bukan ngaku2 / memuji diri sendiri . Inilah beberapa alasan yang meyakinkan:
1.Alkitab dibenarkan oleh kitab suci agama lain, tetapi sebaliknya tidak
2.Nabi2 nya juga dibenarkan oleh nabi dari agama lain, tetapi sebaliknya tidak
3.Kitab Injil/Perjanjian Baru juga nyambung dengan kitab Perjanjian Lama. Dimana didalam P.L dinubuatkan akan datang/lahir seorang Nabi Istimewa, yaitu Mesias atau Almasih, artinya Yang diurapi menjadi Raja diatas segala raja, sebagaimana ditulis dalam kitab Yes.9: 5-6 ...." seorang Putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, namaNya disebut orang: Penasihat Ajaib,Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai, Besar Kekuasaannya....dst". Dan ini telah digenapi dalam kitab P.B. Selain itu juga telah dinubuatkan dalam P.L : kematian dan kebangkitanNya , yang telah digenapi semua dalam P.B. Jadi P.L dan P.B saling berkaitan/nyambung, sehingga dapat dikumpulkan dalam satu kitab. Tidak ada suatu kitab didunia yang ditulis oleh +- 40 orang dapat disatukan dalam satu kitab dengan saling meneguhkan kebenaran2nya. Kesaksian 40 orang sangatlah kuat dan meyakinkan Kebenarannya. Misal lain: Tentang kematian dan kebangkitan Yesus, yang sudah dinubuatkan dalam P.L oleh para nabi, ditulis dalam P.B oleh 4 orang penulis Injil + 4 orang Rasul lain, jumlah 8 orang. Mereka semua menyaksikan dengan mata kepala sendiri, sebab mereka hidup pada zaman yang sama, tinggal di negeri yang sama, jadi sangatlah meyakinkan kebenaran tulisan mereka. Bila di kemudian hari, apalagi ratusan tahun kemudian, muncul tulisan yang mengatakan berbeda, mis. Tuhan Yesus tidak mati/tidak bangkit, padahal penulisnya tidak menyaksikan, tidak hidup pada zaman Yesus, tinggal di negeri lain yang jauh, dan buta huruf, manakah yang lebih meyakinkan dan dapat dipercaya kebenarannya? Terimalah kebenaran, yang sangat logis ini, demi keselamatan anda masuk sorga. ( bersambung)
( bersamb.)

ervan asri mengatakan...

( samb. ttg Kebenaran Alkitab )
(Lanjutan : Mengapa Alkitab sangat meyakinkan kebenarannya?)
4. Bila kita/siapa saja membaca Alkitab dari awal sampai akhir, pasti akan merasakan dan meyakini, bahwa kitab ini se-olah2 ditulis oleh satu Pribadi, bukan 40 orang. Sebab tulisan2 ke 40 orang itu nyambung satu dengan lainnya, tidak bertentangan, saling meneguhkan kebenaran. Ini membuktikan ,bahwa ALLAH lah yang membimbing semua penulisnya oleh Roh Kudus Nya. Mungkin ada yang berkomentar, bahwa ada beberapa ayat yang berbeda satu dengan yang lain. Ya, mungkin saja hal itu terjadi,sebab yang menulis orang yang berbeda, tetapi ayat2 itu tidaklah bertentangan, sebaliknya meneguhkan kebenaran kejadian2 yang ditulis atau supaya menjelaska arti suatu ayat agar tidak disalah tafsirkan. Misalnya dalam tulisan saya yang lalu, dimana Mat 7: 21 sedikit berbeda dengan Luk 6: 46, tapi dengan maksud lebih menjelaskan arti ayat supaya tidak disalah artikan. Begitu juga tentang jumlah malaikat pada saat kebangkitan Yesus, yang ada dikubur. Menurut Mat.28:2-6, ada satu malaikat, tetapi menurut Luk.24:4, ada 2 malaikat. Perbedaan itu tidaklah merupakan pertentangan yang bermasalah, sebab justru meneguhkan kebenaran kejadiannya, yaitu: Yesus telah bangkit. Perbedaan itu membuktikan bahwa kedua penulis, meskipun hidup sejaman tidak saling menyontek. Meskipun tidak nyontek2an tapi inti ceritanya sama: Yesus telah bangkit. Inti dari isi Alkitab yang ingin Allah sampaikan adalah :
Bahwa manusia telah jatuh kedalam dosa: diusir keluar dari Taman Firdaus, Kehilangan cahaya Kemuliaan Allah, mejadi telanjang dan Kehilangan Kekekalan. Menjadi hamba iblis, dibawah kekuasaan iblis.
Tetapi Allah sangat mengasihi manusia ciptaan Nya,dan mengirim Juruselamat, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal disorga, bukan dineraka ( Yoh3:16)
Allah akan mengembalikan Kemuliaan manusia seperti awalnya, bahkan mungkin lebih daripada sebelumnya. Jadi percayalah kepada kebenaran yang sejati , jangan tertipu/tersesat dengan kebenaran2 palsu yang banyak muncul sebagaimana telah dinubuatkan/diberitahu oleh Tuhan Yesus. Janganlah membenci Yesus dan pengikutNya, apakah kesalahan / kejahatan Nya?

ervan asri mengatakan...


Ciri2 Tuhan, Allah yang sejati, yang benar :
Ia tidak hanya menyuruh umat manusia hidup suci/kudus, tapi juga memberi Jalan Keselamatan dan membuktikan Kasih Nya yang Maha itu,dengan memberi Anugerah Keselamatan, sebagaimana tertulis dalam Yoh3:16. Setelah itu Ia juga memberi sarana2/kemampuan untuk umat Nya supaya dapat dipastikan Keselamatan masuk sorga, bukan mudah2an, yaitu :
1.Ia membaptis umatNya dengan Air dan Roh Kudus, dan memberi kuasa supaya mereka menjadi anak2 Allah
2.Sesudah itu ,Ia mengaruniakan anak2Nya, hati dan roh yang baru, yang baik,yang taat kepadaNya,serta juga Roh Kudus,dalam diri anak2Nya, supaya mereka sanggup hidup suci kudus dan sanggup melakukan semua perintah2Nya (Yeh 36 : 26)
3.Secara rutin,setiap minggu/bulan, Ia memberi anak2Nya " makan tubuh dan minum darah Nya" (yaitu perjamuan kudus) supaya mereka memiliki gen Allah dalam tubuh mereka (" sedarah dan sedaging dengan Allah" ) sehingga semakin hari semakin menyerupai Allah dalam hal : sifat/karakter, kecendrungan, dan kekudusan ( Yoh 6: 53-58 ). Yang bukan anak2 Allah akan semakin menyerupai iblis,bapa mereka
4.Bila anak2Nya masih juga berbuat dosa, segera Allah akan memberi ganjaran (didunia) berupa musibah, atau sakit penyakit dsb, supaya mereka segera bertobat, sebab disorga tidak ada lagi penghukuman ( Rom 8:1-2). Selain itu juga diberi kesempatan untuk minta ampun dosa, dan Ia pasti mengampuni sesuai janjiNya didalam I Yoh 1:8-9. Namanya juga anak, tidak ada orang tua waras yang sadis menghukum mati anaknya, apalagi Allah. Ia pasti meng istimewa kan anak2 Nya.
5.Sebagaimana Raja akan memberi anak2nya pengawal pribadi, demikian juga Allah akan memberi anak2 Nya Malaikat Pengawal/ Pelindung, yang akan menjaga dari segala kejahatan/godaan setan, dan pada hari kematian, dimana setan2 sudah ngincar untuk menyeret setiap manusia yang mati ke neraka, tetapi tidak bisa menyeret anak2 Allah, sebab ada Malaikat Pengawal, yang melindungi, bahkan akan membawa terbang kesorga
6. Sebagaimana anak2 Raja pasti dan berhak tinggal di istana Raja, bapanya, demikian juga anak2 Allah berhak dan pasti masuk/ tinggal di sorga, dirumah Bapa Sorgawi. Amin

ervan asri mengatakan...

ARTI ROHANI : DOMBA YANG YANG DIKORBANKAN SEBAGAI PENGGANTI ISHAK
Sebagai balasan kepada Abraham yang telah rela mempersembahkan anaknya sebagai korban bagi Allah, maka Allah pun rela mengaruniakan Anak Nya sebagai korban Penebus dosa manusia.
Yoh3:16 "Karena begitu besar Kasih Allah akan dunia ini (semua manusia), sehingga Ia telah mengaruniakan Anak Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Sebagaimana ada domba yang mati menggantikan Ishak, demikian lah arti rohaninya : Domba melambangkan Yesus yang mati menggantikan umat yang percaya kepada Nya. Dan Ishak melambangkan umat yang ditebus/digantikan Nya. Dari kisah ini, yang sebenarnya merupakan nubuat Allah, yang memiliki arti rohani yang dalam, jelaslah bahwa, Yesus harus mati demi penebusan dosa manusia. Dan Ishak, melambangkan umat yang ditebus, tidak dapat/mungkin diganti dengan nama lain, karena akan tidak melambangkan umat yang ditebus, tidak cocok/klop dengan nubuatan nabi Musa itu.
Tapi sungguh heran, mengapa orang membenci Yesus yang mengasihi umat manusia, rela mati demi umatNya, padahal Dia tidak ada kesalahan Nya? Bahkan membenci semua pengikut Nya juga ? Sungguh aneh, cobalah renungkan, apakah tidak aneh? Yesus pun tidak memaksa orang percaya kepada Nya, jadi tidak ada alasan untuk membenci Nya. Bahkan Ia tetap mengasihi orang yang tidak percaya kepada Nya, dan menunggu dengan sabar kesadaran manusia, sampai batas hidup manusia didunia ini.
Memang ada makhluk yang tidak senang manusia diselamatkan, yaitu iblis/setan. ia berusaha keras menghasut manusia supaya jangan percaya kepada Yesus Juruselamat. Sudah dinubuat kan oleh Rasul Yohannes ciri2 penyesat / pendusta itu didalam kitabnya : I Yoh 2: 22-23; I Yoh 4: 2-3 dan 2 Yoh 1:7. Belilah Alkitab dan baca lah demi keselamatan anda,supaya tidak tertipu oleh hasutan /tipuan iblis.

ervan asri mengatakan...


MENGAPA ALLAH PERLU TURUN KE DUNIA SEBAGAI MANUSIA :
Sebagaimana tidak mungkin orang menyamar menjadi Raja/Presiden, pasti ditangkap, begitu juga tidak mungkin manusia dapat menjelma menjadi Allah. Tapi Allah sanggup menjelma menjadi manusia, bila Dia mau. Memang manusia tidak mungkin bisa menjadi Allah, tapi Allah sanggup menjelma menjadi manusia. Apa alasannya? Sebab : semua manusia sudah jatuh kedalam dosa, tidak ada yang tidak berdosa, semuanya
tidak ada yang layak masuk surga.Tapi Allah sangat mengasihi manusia dan sangat ingin menyelamatkan kita. Demi Keadilan dan Kekudusan Nya, tidak mungkin Allah mengampuni begitu saja menurut keinginan Nya, sebab hal itu melanggar Keadilan Nya/Hukum Nya sendiri. IA adalah Allah yang konsekwen , setiap dosa harus dihukum mati. Tapi IA juga Maha Pengasih, sehingga ingin menyelamatkan makhluk ciptaan Nya. Jadi bagaimana? Jadi harus ada seseorang yang mati menggantikan umat manusia. Tapi siapa? sebab tidak ada seorangpun yang layak/suci kudus. Nabi 2 pun tidak ada yang cukup suci menurut standart Allah untuk mati sebagai pengganti/ penebus dosa manusia. Setelah Hukum Taurat diturunkan, terbuktilah bahwa tidak ada seorangpun yang lulus, layak masuk surga. Malahan dengan adanya Hukum Taurat, ada dasar hukumnya untuk menghukum manusia. Jadi, memang H.T, hanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa manusia adalah orang berdosa, dengan harapan, manusia sadar bahwa dirinya orang berdosa dan tidak dapat selamat dari neraka, kecuali ditolong Allah. Jadi harus ada seorang manusia yang suci kudus memenuhi standart Allah untuk mati memikul dosa seisi dunia. Tapi boro2 untuk memikul dosa seisi dunia, untuk menghapus dosanya sendiri saja tidak ada yang layak. Jadi harus ada seorang Manusia Allah, tapi inipun, tidak mungkin manusia dapat berubah menjelma menjadi Allah. Jadi satu2nya cara, adalah Allah mengirim ke dunia, Firman Nya dan Rohul Qudus Nya,dengan menanam benih illahi didalam seorang perawan, supaya melahirkan seorang manusia yang berbeda dengan manusia lainnya, yang istimewa, karena benih Nya adalah Rohul Qudus, sehingga anak yang lahir itu dapat disebut anak Rohul Qudus, Anak Allah. Sama seperti orang biasa yang lahir dari benih air mani ayahnya,mis Ali, maka anak yang lahir disebut anak Ali.
Bila sebuah perusahaan besar ingin membuat anak perusahaan, tidak lah perlu ia kawin terlebih dahulu. Demikian juga anak kunci, tidak mempunyai ibu ,kunci nya tidak perlu kawin terlebih dahulu.

ervan asri mengatakan...

Imanilah nabi terbesar/yang benar2 berasal dari Allah dengan ciri2 sbb :
1.Telah dinubuatkan kedatangan Nya oleh nabi2 sebelumnya, dengan ciri2 spesifik sehingga tidak mungkin di salah tafsirkan sbg nabi lain, yaitu:
• Dari keturunan Abraham-Ishak-Yakub-Yehuda-Musa-Daud
• Lahir di Bethlehem dan dari seorang perawan
• Seperti Musa, sama2 mengalami adanya pembunuhan bayi2 pada saat itu,dan hanya mereka berdua yang selamat
2.Telah dinubuatkan kematian dan Kebangkitan Nya, Ia sendiri berkata sebelum kematianNya, bahwa Ia akan mengambil kembali nyawaNya dalam tiga hari. Berarti Ia sanggup mengendalikan hidup mati Nya sendiri.
3.Ia berasal dari surga dan telah kembali ke surga, tapi semua nabi lain berasal dari debu, telah kembali menjadi debu.
4.Ia tidak perlu didoakan umat Nya supaya selamat, sebab Ia justru Juruselamat umatNya.
Manusia tidak perlu mati bagi Dia( Jihad), sebaliknya Dia mati sebagai ganti umat Nya, seperti nubuatan : Domba mati menggantikan Ishak. Domba melambangkan Dia, dan Ishak melambangkan umat yg ditebus.
5.Dalam Yoh 13:13 Ia berkata:....katamu tepat,"sebab memang Akulah Guru dan Tuhan"
6.Dalam Wahyu 1:8 Ia berkata:"Aku adalah Alfa dan Omega,firman Tuhan Allah......Yang Maha Kuasa" Juga di ayat 17-18 :...".Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir dan Yang Hidup....."Bandingkan dengan QS.57:1-3 "Allah, Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir ( Yang nyata) dan Yang Bathin( yang tidak dapat digambarkan hikmat zat Nya oleh akal) dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Jadi simpulkanlah sendiri , betapa Tinggi dan Besar Nya serta istimewaNya Nabi ini.
7. Ia betul2 suci, tidak ada kecabulan sedikitpun ( QS.19:19) ,padahal tidak ada seorangpun nabi lain yang suci.
8.Sanggup melakukan mujizat2 sebagai Tanda dari Allah, disaksikan orang banyak, tertulis dalam kitab sucinya

ervan asri mengatakan...


KESAKSIAN SEORANG WANITA PAKISTAN
Wanita ini bernama Gulshan, ia lumpuh sejak kecil. Sudah berobat ke-mana2 : dokter, dukun, Mekah tapi tidak sembuh, padahal ayahnya seorang yang sangat kaya. Sampai ia berusia kira2 19 tahun, ia teringat kisah di Quran surat Maryam, tentang nabi Isa yang sanggup menyembuhkan segala penyakit. Maka ia mulai menaruh harapan kepada nabi Isa dan berdoa kepada Nya setiap malam. Setelah sekian lama berdoa, akhirnya pada suatu subuh, ketika hari masih gelap, tiba2 kamarnya menjadi terang benderang dengan cahaya yang menyilaukan, ternyata nabi Isa dating dengan murid2 Nya. Gulshan dijamah kepalanya oleh nabi Isa dan diperintahkan untuk berdiri. Ternyata ia bisa berdiri dan berjalan dan sembuh. Setelah itu nabi Isa menghilang, dan Gulshan ber-teriak2 kegirangan ,sehingga pelayan2nya datang dan terkejut melihat ia sembuh. Demikian juga kakak2-nya semua mendatangi Gulshan dan gembira melihat kesembuhannya. TETAPI setelah tahu, bahwa nabi Isa yang menyembuhkan, mereka MARAH, dan mendesak Gulshan untuk mengubah kesaksiannya dengan: Muhammad yang menyembuhkannya. Gulshan tidak mau berdusta dan tetap teguh dengan kebenaran yang dialaminya. Akhirnya Gulshan menjadi orang Kristen dan ini menyebabkan kakak2nya ( ayahnya sudah meninggal) sangat marah, dan mereka mengancam akan membunuhnya dengan membidikkan senapan kepadanya. Kakak2nya yang lain diam tidak membela Gulshan, sebab mereka semua setuju, ia ditembak. Tapi Gulshan tetap teguh, sampai Tuhanlah yang membuat senapan macet, dan kakak2nya sadar, batal membunuhnya, tapi mengusir adik perempuannya itu tanpa dibekali uang, apalagi harta warisan haknya, yang dibekukan kakak2nya.
Seperti inilah kisah di negara2 Islam di Tim-Teng, setiap ada mujizat terjadi, atau orang yang mendapat penampakan Tuhan Yesus, mereka disuruh menyangkali atau dibunuh, minimal diusir. Meskipun misionaris/penginjil tidak boleh masuk negara2 ini, tapi Tuhan tetap mengasihi mereka dan akhir2 ini sering mendatangi mereka, dengan memberi penampakan2 kepada banyak orang disana. Tapi mereka/muslim disana lebih suka kepada dusta daripada kebenaran. Mereka selalu menuduh orang2 itu berdusta, meskipun kepada Gulshan yang sangat jelas bukti kebenaran kesembuhannya, mereka tetap tidak mau percaya kepada Kebenaran didalam Yesus. Kenapa begitu ? Sebabnya adalah karena ada kuasa kegelapan dari iblis yang membutakan mereka, sehingga mereka lebih percaya kepada dusta daripada Kebenaran ( 2 Kor 4:4 )

ervan asri mengatakan...

KESAKSIAN PERTOBATAN SAYA DAN ISTRI :
Kebanyakan yang menjadi mualaf adalah karena MAU KAWIN, ( seperti saya ini) atau karena di -iming2- i naik pangkat bila menjadi mualaf, atau karena ikut2-an yang mayoritas, mengira bahwa mayoritas menjamin kebenaran. Tidak mengerti apa2, baik Kristen maupun Islam. Itulah saya dulu. Sebaliknya yang menjadi pengikut Kristus adalah orang2 yang telah mengerti dan mendapat Kasih Karunia Allah sehingga bisa melihat Kemuliaan Allah didalam Kristus. Tanpa ada/ memiliki Roh Kudus dalam hatinya, tidak mungkin seseorang dapat mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan ( sebagaimana tertulis dalam I Kor 12:3 ) Setelah memperoleh Pencerahan dari Allah, masih juga diperlukan "keberanian" meninggalkan islam, sebab ada resiko. Beda dengan menjadi mualaf tidak perlu keberanian, sebab tidak ada resiko apapun didunia ini. Keberanian itulah suatu bukti bahwa, kepindahan itu dilakukan dengan suatu keyakinan yang mantap, bukan asal ikut2an, seperti saya dulu.
Dulu saya pikir semua agama baik, bisa membawa keselamatan. Ternyata saya salah. Tidak ada agama seperti itu, hanya Satu Pribadi yang dapat membawa kepada keselamatan, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Kristen sebagai agamapun tidak dapat menyelamatkan. Memang Yesus turun dari surga kedunia,menjadi manusia ( hanya selama 33 tahun, bahkan sebagai nabi hanya 3,5 th ) tidak untuk membawa agama, melainkan membawa keselamatan bagi manusia. Kristen bukan sekedar sebuah agama. Tetapi Kristus adalah Jalan Keselamatan menuju surga, tidak ada jalan lain. Itulah sebabnya saya mau menjadi Kristen, meskipun istri dan keluarga saya men cap saya murtad, diusir dari rumah saya sendiri, masabodoh, yang penting saya ikut Tuhan yang benar. Tetapi Tuhan menolong saya, demi anak2 kami supaya mereka tidak kehilangan ayah, saya boleh pulang, meskipun istri tetap islam. Tetapi Roh Kudus menerangi hati dan pikiran istri saya ( tidak memaksa), sehingga akhirnya, setelah 7 tahun dia sadar mana kebenaran sejati yang layak diimani.
Istri saya yang telah sadar/waras, berpikir, koq surga menurut QS 52:20 mengiming2- i umat kawin dengan bidadari2 cantik ? Koq Allahnya mendukung kemaksiatan/ percabulan ? padahal didunia aja digrebek oleh FPI. Koq surganya hanya untuk kaum pria saja, yang cabul2 lagi, aneh betul Allah ini. Dimana tempat wanita disurga, tidak ada disebut didalam kitab suci. dia tanya saya, menurut Alkitab, bagaimana pa ?
Menurut kitab Mat 22:29-30 Yesus menjawab:" kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti kitab suci.... karena pada waktu kebangkitan, orang tidak kawin dan tidak dikawinkan, melainkan hidup seperti malaikat disurga". Dia tanya lagi mengapa ada kepastian masuk surga bagimu?
Jawab saya: sebab sejak saya mengaku dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya, saya diberi kuasa menjadi anak Allah ( diadopsi, bukan & jangan diartikan Allah menikah dengan ibu saya lho !) ) sesuai kitab Yoh 1: 1-13. Dan sebagaimana anak Raja diberi pengawal dan pasti berhak tinggal diistana Raja, demikian pula anak2 Allah, berhak tinggal diistananya Allah, Surga dan diberi Malaikat Pengawal/Pelindung , supaya dilindungi dari segala kejahatan/godaan setan dan pada hari kematian, tidak bisa diseret oleh setan2 keneraka, sebaliknya dibawa malaikat terbang kesurga. Jadi bila kamu bukan anak Allah, bagaimana kamu dapat melawan setan2 yang mau nyeret kamu keneraka? Maka pastilah kamu mendatangi/masuk neraka sebagaimana QS 19:71. Itulah riwayat pertobatan kami.

ervan asri mengatakan...

Beginilah : CARA MEMBEDAKAN antara ALLAH/ Nabi yang BENAR/ TULEN dengan yang PALSU, supaya kita gak usah cape2 berdebat,padahal kitab suci yang diimani masing2 berbeda, tidak akan ketemulah. Inilah ciri2 nya :
1.Lihat saja: apakah ada NUBUAT kedatangan nabi itu dari nabi2 sebelumnya? (tapi tidak boleh mencuri nubuat nabi lain, seperti yang telah dilakukan)
2.Apakah Nabi itu sanggup membuat mujizat dan disaksikan orang banyak, dan tertulis dalam kitabnya? yaitu: menyembuhkan orang sakit atau kerasukan setan, membangkitkan orang mati, bahkan sanggup BANGKIT dari kematiannya? Dpl menguasai hidup mati diriNya sendiri atau tidak?
3.Bagaimana perilaku nabi: apakah baik hati, SUCI KUDUS, ataukah jahat dan CABUL,doyan kawin?
4.Apakah ajaranNya MENGASIHI sesama manusia, bahkan musuh atau MEMBUNUHI semua orang yang tidak seiman?
5.Apakah mengajarkan: Mendoakan/ memberkati musuhmu atau membalas kejahatan dengan kejahatan
6.Apakah sanggup MENYELAMATKAN umatNya, tidak perlu didoakan umatNya atau minta didoakan umatnya setiap hari supaya selamat? Dpl. UmatNya TERJAMIN SELAMAT masuk surga atau PASTI mendatangi/ masuk neraka sesuai Qs 19:71?
7.Surga yang dijanjikanNya itu, suci kudus atau KOTOR penuh NAFSU SEX dan PERCABULAN?
8.BENIH kelahiranNya, apakah dari Rohul Qudus atau dari air mani (manusia) ayahnya ? Dpl berasal dari surga dan sudah kembali kesurga atau dari debu tanah dan sudah kembali menjadi debu tanah?
9.Siapa yang memberi kesaksian tentang diri Nya : Dari Surga dan nabi2 lain sebelum (dan sesudah Nya), atau dirinya sendiri ?
10.Apakah kitab sucinya diakui/ dibenarkan oleh kitab suci agama lain atau tidak ?
11.Apkh isi kisah2 dalam kitab sucinya tersusun rapi atau kacau/ lompat2 tidak teratur dan banyak pertentangan/ kejanggalan / kesalahan didalamnya?
12.Apakah nabi nya sanggup membunuh Dajjal hanya dengan hembusan nafasNya atau tidak mampu?
13.Apakah mengajarkan: kebebasan beragama, tidak menghalangi orang beragama lain beribadah (seperti di Inggeris, USA,Eropa,Australia) atau menghalangi, bahkan merusak rumah ibadah agama tertentu lain ?
14.Bagaimana keadaannya ketika didatangi malaikat: merasa senang/damai, seperti Maria(bunda Yesus) dan Maria Magdalena atau: gemetar, menggigil ketakutan,lari pulang, diselimuti istri ? Bersikap jujurlah demi kepastian selamat masuk surga, jangan menipu diri sendiri/ keluarga anda.

ketikan10jari mengatakan...

@ervan asri
mbak/mas, Tuhan yang mesti anda sembah itu adalah Tuhannya Yesus, Tuhan dimana Yesus mengalamatkan doanya.

baca lagi kitab anda, Yesus berdoa untuk terhindar dari salib, kepada siapa dia berdoa ?

sebelum anda mengkritik agama orang lain, coba anda baca kitab anda sendiri secara pelan-pelan, anda resapi.

cari kata-kata Yesus pada kitab itu, jangan baca yang dikatakan oleh orang lain tentang Yesus(di dalam alkitab kalian sendiri), apalagi orang tersebut tidak pernah ketemu dengan Yesus.

mazz iim mengatakan...

kpda bpak ervan yg trhrmat,trimakasih atz pnjelasanx,nanti stlh anda mati tlong kbarin k kami y bgmana khdpan bpak d alam kbur,supaya tdk ada kraguan pda diri kami ttg ajaran bpak,,apakah bpak nanti dlm keadaan yg baik2 atw malah sebaliknya?ditunggu,:)

anas abdul Kariem mengatakan...

Aduuuh... Saya kasihan banget sama Ervan Asri yang bercuap-cuap tapi menggunakan logika dan permainan kata yang tidak didasari dengan fakta. Agama yang benar itu didasari dengan wahyu dari Allah (Tuhan), jadi kalau kitabnya dari perkataan manusia ya bukan wahyu. Terus, wahyu tadi tidak boleh ada campur tangan manusia alias terjaga keasliannya. Kalau anda adalah seorang yang kata anda Kristen hasil mikir, silahkan cek dan jawab dengan jujur : 1. Yesus adalah berbahasa Aram kenapa bibel pertama ditulis dalam bahasa Yunani? 2. Bibel banyak sekali versi, dan baru kompak setelah 400 tahun lenyapnya Yesus. Itu karena tekanan dari Kaisar. 3. Coba anda ikuti sejarah gereja anda yang sangat suka perdebatan main kata, tentang Tuhan saja terjadi perdebatan tiada ujung. Ada aliran Arius yang mengatakan Yesus bukan tuhan, aliran monofisit, aliran nestorian, belum gereja katolik, protestan.... Lalu anda pun bermain kata untuk memunculkan tafsir-tafsir gak jelas 4. Bibel anda diterjemahkan dengan berbagai bahasa tanpa mengikutkan teks asli dari Yesus (yang tidak pernah diketahui)yang pake bahasa Indonesia aja (cetakan LAI) beda bunyi coba liat yang cetakan 1960an sama 2013 sekarang, beda... 5. Ada gak fakta yang menunjukkan dua sifat yang bertentangan ngumpul di satu waktu waktu pada objek yang sama : tongkat pendek yang panjang, batu besar yang kecil... Tidak mungkin alias mustahil... demikian juga Tuhan. Gak mungkin ada tuhan yang Maha Kuasa tapi Lemah... Jadi Allah itu Maha Kuasa dan Yesus itu lemah (disalib, ketakutan, makan, minum, dsb), so... Allah dan Yesus itu memang 2 objek yag berbeda...
Aduuuuh kalau ngomong tentang hal yang meragukan dari agama sampeyan banyak deh... Oleh karena itu pake akal bukan pake perasaan... Setelah akal membenarkan baru munculkan perasaan. Coba kalau anda benci pada si X, trus ada isu dia yang mencuri mobil anda. Perasaan pasti cocok... tapi ya difikir dulu kalau bukti menunjukkan si X mustahil mencuri, ya kita harus legowo dan harus disingkirkan perasaan kita bahwa si X adalah pencuri... Gitu Ervan... Alhamdulillah Islam itu adalah agama yang dibangun dengan dasar yang kokoh dan sangat masuk akal, dan saya berislam karena itu... Dan Alhamdulillah dengan pemikiran dan akal itu iman tidak akan goyah dan tidak akan murtad seperti ####### tuuuut... (sensor)

Ain Doery mengatakan...

Pernahkah Yesus Mengatakan:
“Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah Aku saja”???
Pertanyaan yang ketiga ini sangat menantang bagi semua pihak, terutama: bagi umat Kristiani karena hampir semua umat Kristiani, rasanya tidak ada yang tidak menyembah kepada Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat mereka. Mulai dari anak kecil, dewasa dan orang tua, mereka semua diajarkan bahwa Yesus adalah Tuhan atas Allah itu sendiri yang harus disembah Padahal setelah kami pelajari, kaji dan dalami, ternyata tidak ada satu dalilpun di dalam Alkitab (Bible) itu sendiri diman Yesus pernah bersabda bahwa “Akulah Allah Tuhanmu, maka sembahlah aku saja.” Tidak ada!! Yang ada justru Yesus bersabda,“Sembahlah Allah Tuhanmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.
Ucapan atau sabda Yesus tersebut menberikan suatu pengertian kepada kita bahwa Yesus itu bukan Tuhan atau Allah yang harus disembah, karena dia hanyalah seorang Nabi atau Rasul.
Untuk lebih jelasnya marilah kita simak kisah didalam Alkitab yaitu pada Injil Matius 4:8-10, yaitu ketika Yesus dicoba oleh Iblis sebagai berikut :
“Dan Iblis membawanya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepadaNya:“Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Maka berkatalah Yesus kepadanya:“Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”(Matius 4:8-10)
Ayat-ayat tersebut adalah seputar kisah tentang percobaan di padang gurun ketika Yesus akan dicobai Iblis. Sebelumnya Iblis mencoba Yesus dengan menyuruh membuat batu-batu jadi roti, namun tidak berhasil, kemudian percobaan kedua Iblis menyuruh Yesus jatuhkan dirinya dari atas bubungan Bait Allah, namun tidak berhasil. Terakhir Iblis membawa Yesus kepuncak gunung yang tinggi dan menawarkan untuk diberikan kepada Yesus semua kerajaan dunia ini dan kemegahannya, asalkan Yesus mau sujud menyembah kepadanya.
Pada percobaan yang ketiga inilah Yesus menghardik Iblis tersebut seraya berkata,“Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
Dari ucapan Yesus tersebut dapat kita pahami:
1. Iblis tahu bahwa Yesus mengajarkan Tauhid, yaitu menyembah hanya kepada Allah saja (laa ilaaha ilallaahu).
2. Terhadap Iblis saja Yesus perintahkan bahwa menyembah dan berbakti itu hanyalah kepada Allah saja, bukan lainnya, bukan juga pada dirinya.
3. Iblis tahu bahwa Yesus itu bukan Tuhan, sebab jika Yesus itu Tuhan, tentu kata-kata Yesus sebagai berikut:“Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah aku Tuhan, Allahmu, dan hanya kepadaku sajalah engkau berbakti!”
Yesus sendiri yang memberikan kesaksian bahwa menyembah dan berbakti itu, hanyalah kepada Allah, bukan kepada dirinya, mengapa justru Yesus itu yang dijadikan sesembahan oleh saudara-saudara kita umat Kristiani?
Dalam kitab suci Al Qur`an Nabi Isa as (Yesus) juga mengajarkan Tauhid, yaitu menyembah itu hanya kepada Allah saja, bukan kepada yang lainnya, bukan juga kepada dirinya. Perhatikan ucapan Nabi Isa as (Yesus) dalam Al Qur`an:
“Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu, maka sembahlah Dia, inilah jalan yang lurus.“(QS. Ali Imaran 3 : 51)
Bahkan dalam kitab Taurat Musa Ulangan 6:4, dikatakan bahwa Tuhan itu Esa:
“Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!”
Berdasarkan Taurat, Injil dan Al Qur`an, Tuhan yang disembah itu adalah Tuhan yang Esa, bukan Yesus yang disembah. Bahkan Yesus sendiri menyuruh menyembah hanya kepada Allah yang dia sembah.
bila menemukan ayat dalam Alkitab (Bible), dimana Yesus mengatakan kepada para pengikutnya,“Akulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah aku saja”.

goespradipta mengatakan...

pak evan asri.baca surat al ikhlas ya..itu aja sudah cukup kuat..jangan menyembah nabi isa as,tp sembahlah ALLAH SWT..bertaubatlah..karena injil yang asli itu sudah di bongkar oleh manusia biadab.kembalilah kepada kitab ALLAH SWT, AL QUR'AN..

Bisma mengatakan...

goespradipta berkata...

pak evan asri.baca surat al ikhlas ya..itu aja sudah cukup kuat..jangan menyembah nabi isa as,tp sembahlah ALLAH SWT..bertaubatlah..karena injil yang asli itu sudah di bongkar oleh manusia biadab.kembalilah kepada kitab ALLAH SWT, AL QUR'AN..


Emang ga ada argumen yang lain ya...
tolong tunjukkan mana injil yang asli yang anda maksud...jgn spt penjual jamu pinggir jalan bisa ngomong palsu tapi ga bisa nunjukkin aslinya...